Tugas oleh dosen Dr. Dirgantara Wicaksono. M.Pd.
1. 1. Apa yang anda ketahui tentang multikultural
dan implementasinya di SD?
Jawab
:
·
Pendidikan
multikultural adalah gerakan pembaharuan dan inovasi pendidikan
dalam rangka menanamkan kesadaran pentingnya hidup bersama dalam keragaman dan
perbedaan, dengan spirit kesetaraan dan kesederajatan, saling percaya, saling
memahami dan menghargai persamaan, serta perbedaan dan keunikan agama, budaya,
ras, suku dan lainnya. Dengan demikian, terjalin suatu relasi dan
interdependensi dalam situasi saling mendengar dan menerima perbedaan pendapat
dalam pikiran terbuka, untuk menemukan jalan terbaik mengatasi konflik dan
menciptakan perdamaian melalui kasih sayang antar sesama.
·
Implementasi
di SD
Mengimplementasikan multicultural
di SD dengan memahami konsep pendidikan multicultural serta nilai yang termasuk
didalamnya kemudian diajarkan sekaligus di praktekkan kepada para peserta didik
Misalnya pada
kesetaraan gender, pada pemilihan ketua kelas yang menjadi calon voting tidak
hanya siswa laki-laki saja, tetapi perempuan juga boleh.
2. 2.
Jelaskan
secara heoristik kajian pendekatan tematik dalam pengembangan PKN di SD!
Jawab
:
Pendekatan tematik adalah suatu
sistem pembelajaran yang menyatukan beberapa mata pelajaran yang
dikaitkan/berpusat pada satu pokok permasalahan (tema), sehingga terjadi
kepaduan antara yang satu dengan yang lain dan dapat memberikan pengalaman
belajar yang berarti bagi siswa. Pengalaman yang berarti tersebut ditunjukan
dengan mampunya siswa menghubungkan antara konsep-konsep belajar yang telah
dilakukannya dan dapat diwujudkannya/direalisasikan dalam kehidupan
sehari-hari, sehingga siwa tidak hanya menghafal materi pelajaran saja. Pendekatan tematik menekankan pada
pembelajaran yang mengajak siswa untuk menemukan dan melakukan pengalaman
belajaranya sendiri (learning by doing). Pendekatan ini dimotori oleh Gestalt
dan Piaget yang menekankan bawah pembelajran haruslah bermakna dan sesuai
dengan kebutuhan dan tingkat perkembangan anak.
Dalam perkembangan PKN di SD, RPP
dikembangkan dengan lebih kreatif, inovatif serta sistematis mulai dari
pengaitan kegiatan awal yang merngarah ke kehidupan siswa kemudian sumber
belajar siswa, media yang akan membantu
siswa untuk memahami materi ajar, serta strategi pembelajaran dan teknik
apa yang akan memudahkan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran
3.
3. Bagaimana
mengembangkan pembelajaran PKn dengan model CTL?
Jawab:
CTL
adalah proses pendidikan yang holistik, dan bertujuan membantu siswa untuk
memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan mengaitkan materi
tersebut dengan konteks kehidupan mereka
sehari-hari, baik pribadi, sosial maupun kultural, sehingga siswa memiliki
pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan/di transfer
dari satu permasalahan ke permasalahan lainnya.
langkah dalam CTL yang bisa dilakukan oleh guru :Mengembangkan
pemikiran bahwa siswa akan belajar lebih
bermakna dengan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya,
bukan sekedar menerima, pengetahuan yang dibangun berdasar pada pengetahuan
awal.
1.
Learning
by Discovery ; belajar dengan menemukan adalah dasar dari kegiatan berbasisi
inquiri, dimana terjadi proses perpindahan dari pengamatan menjadi pemahaman.
Di sini, siswa akan melatih keterampilannya berpikir kritis.
2.
Mengembangkan
sifat ingin tahu siswa dengan bertanya/questioning, yang merupakan bagian penting dari proses
belajar berbasis inquiri. Rangkaian pertanyaan yang lahir dalam proses
pengamatan akan menumbuhkan kemampuan berpikir siswa.
3.
Menciptakan
komunitas belajar/learning community, yang dimulai dari sebuah learning team.
Tujuan akhirnya adalah terciptanya learning society, masyarakat belajar. Dalam
proses ini siswa bisa berbagi pengalaman, ide dan bekerjasama.
4.
Menghadirkan
model sebagai contoh belajar/modeling. Ini adalah proses penampilan suatu
contoh agar siswa berpikir, bekerja dan belajar.
5.
Melakukan
refleksi di akhir pertemuan, sebagai reinforcement/penguat materi yang
diajarkan sekaligus mengkonfirmasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang
diberikan.
6.
Melakukan
penilaian yang sebenarnya untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan yan telah
siswa miliki melalui penilaian kinerja dan pemberian tugas yang relevan dan
kontekstual.
Karakteristik pembelajaran CTL yang saling menunjang, terintegrasi dan
menggunakan berbagai sumber, akan menciptakan atmosfir belajar yang
menyenangkan dan bergairah, siswa yang kritis dan guru yang kreatif, serta
dinding yang penuh dengan hasil kerja siswa. Mereka mencapai komponen-komponen
utama yang membentuk Contextual Teaching
and Learning. Mulai dari melakukan hubungan yang bermakna dan kegiatan yang
berarti, bekerjasama, berpikir kritis
dan kreatif, memelihara pribadi, belajar yang diatur sendiri, menggunakan
penilaian yang otentik hingga mencapai standar yang tinggi.
4.
4. Apakah
pentingnya portofolio dalam pembelajaran PKn SD?
Jawab
:
Sagat
penting, karena Portofolio merupakan penilaian berdasarkan koleksi atau kumpulan
bahan pilihan yang dikembangkan oleh siswa atau guru, berfungsi untuk menelaah
proses, usaha, perbaikan, dan pencapaian kinerja siswa secara objektif.
5.
5. Berikan
analisis saudara mengenai pentingnya mengembangkan pembelajaran pkn di SD!
Jawab
:
Sangat
pentiing karena dengan dikembangkannya PKN di SD kita (warga sekolah) dapat mengetahui melalui evaluasi terhadap
proses pembelajaran peserta didik dan juga dengan adanya perkembangan, peserta
didik dapat melihat lebih luas tentang perkembangan negaranya maupun Negara lain
sesuai kebutuhan tujuan pembelajaran
Komentar
Posting Komentar